Mendapatkan Segudang Ilmu Di Workshop "Craete Opportunities From Blogging" Bersama Komunitas ISB

"Belajar, Belajar dan terus Belajar"

Belajar memang tidak mudah, seringkali saya merasa bosan, malas suntuk bahkan merasa "capek ah, yaudalahya gini aja" .Tapi mau tidak mau saya harus membunuh penyakit tak terkalahkan di bumi yaitu "malas". Sering banget diri ini menekankan dalam pikiran " Mau jadi apa kamu kalau malas, kamu gak akan jadi apa-apa kalau kamu malas, kamu gak akan sukses, dipandang remeh bahkan dipandang sebelah mata. Kamu harus jadi orang yang bermanfaat bagi dirimu sendiri bahkan orang lain, sebisa mungkin gak nyusahin orang tua, harus membanggakan dong pastinya " caci diri sendiri seringkali terjadi. 

Bangkit kembali, walaupun ada malas sesekali. Terus mencari informasi untuk belajar memperbaiki tulisan, pola pikir dan pandangan-pandangan akan kehidupan selanjutnya. Kala itu, membuka sebuah laman facebook di salah satu grup yang sering saya pantau, membaca sekilas tentang worksop yang diadakan komunitas ISB "Indonesia Social Blogpreneur" .

"Menarik nih, apalagi di Malang! Boleh juga sekalian jalan-jalan" - gumamku tanpa memikirkan hal lain seperti tugas-tugas kampus yang harus diselesaikan. "Pokoe budal" (dalam bahasa jawa) maksudnya pokoknya berangkat. hehe.


Domisili saya sebenarnya Madura, namun karena berbagai event, pekerjaan dan sering maen di Surabaya akhirnya saya tergabung dalam Komunitas Blogger Surabaya maupun Madura. Terbatas 30 seat akan workshop yang free temanya juga cihuy yaitu "Creat Opportunities From Blogging" dengan pemateri yang belum saya ketahui sebelumnya membuat semakin penasaran sih!

Kabar-kabari H-1 Minggu saya terpilih sebagai salah satu yang memperebutkan kuota 30 kursi tersebut, namun sayangnya saya harus menyelesaikan revisi skripsi dengan berbagai buku-buku yang harus dipelajari. Gundah gulana iya, karena workshop seperti ini langka banget, beberapa workshop yang saya datangi kadang tidak meresap ilmunya bahkan merasa ngantuk dan kurang antusias mendengarkannya. Tapi dengan seijin Allah dan semangat untuk mencari ilmu ini, saya bisa menyelesaikan revisi dengan cepat dan langsung join grup whatsapp H-3 acara berlangsung. Alhamdulillah belum tergantikan kawan, rejeki emang gakemana loh!

"Berangkat Dari Niat, Insyaallah Berkah DiDapat "

Berawal duduk dipaling belakang, hingga akhirnya saya memlih duduk di dekat monitor pemateri dong,gimana gak greget coba. Materi awalnya memang belum nyambung nih sama otak saya dikarenakan saya baru datang dari Madura yang langsung cus ke Malang dengan memakan waktu 4 jam. Bolehlah oleng sedikit, beberapa menit kemudian setelah sampai di Gallery Indosat Malang tepat diadakannya acara ini langsung connected saraf ini. 

Ketertarikan menyimak, mendengarkan dengan seksama baru pertama kali ini saya rasakan dari beberapa kali workshop yang saya hadiri, selain para pemateri sangat informatif dan menyampaikan materipun mudah di pahami.

Lantas Apa yang DiDapat ? 

sumber : instagram @princessrhie

Diawali dengan materi "bagaimana memanfaatkan blog dan tips berwirausaha" sebagai seorang mudi cantik yang sudah menuai prestasi dan menghasilkan karya terbaiknya dengan usaha flannel wisuda yang digeluti dan pemanfaatan blog yang diterapkan untuk menunjang usahanya saya termotivasi dari beliau yang bernama lengkap Riri Restiani untuk bisa menghasilkan barang-barang impian yang diinginkan dari passion yang saya punya saat ini yaitu usaha barang "second" atau "preloved" yang masih bisa digunakan 95% dan layak untuk dimiliki oleh orang lain. Berbagai macam materi juga sangat memotivasi dan meginspirasi juga tips-tips yang diberikan beliau sangat berguna. Simak lebih tips yang telah saya pahami dari kak riri dan saya lihat dari orang-orang sekitar saya yang sukses di dunia usahanya. 


sumber : instagram @justdamavara

Ininih yang ditunggu-tunggu dan ingin banget saya tahu yaitu masalah "layout" dimana tampilan blog dan desain tampilan media sosial bisa rapih, bagus dan menarik. Damavara namanya, kakak yang satu ini menakjubkan juga karena telah mendapatkan berbagai macam project luar negeri dengan keahlian yang didapat. Aplikasi yang disaranan pun membuat saya berhasil mengubah tampilan blog saya lebih menarik dan memiliki pokok bahasan yang bisa langsung disorot oleh pembaca. 




Yap! Tampilan blog saya kini lebih mempermudah pembaca dalam mencari-cari informasi yang ingin didapat seperti apa yang telah diajarkan oleh kak Dama dengan aplikasi Canva yang mudah, gratis dan berbagai macam pilihan gambar dan tulisan menarik. Pemetaan feed yang bagus dengan aplikasi UNUM dan mencari-cari inspirasi gambar menarik yang bisa di search di Pinterest! Ilmu yang sangat Bermanfaat!



 Saya terharu dan turut bangga dengan bunda satu ini, mengapa saya sebut bunda ? karena saya menganggap mbak Ani Berta adalah Mama saya yang sama memperjuangkan kehidupan anak-anaknya seorang diri atau bisa disebut dengan "Single Parents" . Tips yang diberikan serta penghasilan yang beliau peroleh dari passionnya sebagai penulis. Prestasinya pun terpantau jauh dari saya yang masih muda ini, makin sangat termotivasi karena jam terbangnya sangat tinggi. Materi seorang freelancer adalah hal yang wajib saya dengarkan dengan seksama, walaupun pekerjaan ini tidak menjanjikan tapi sangat bisa bersaing dengan gaji karyawan-karyawan tetap. Dan saya sangat mengingat betul apa yang beliau sampaikan yaitu :

"percayalah, masa depan penulis sangat amat masih cemerlang untuk karir kita kedepannya" - Ani Berta, 2019. 



"Pendapatan blogger itu lumayanloh, tapi seringkali merasa gadapet apa-apa, perasaan saya dapetnya banyak nih dari review ini itu tapi kok habis ya"

Bener banget. Saya sepakat dengan pertanyaan dari pemateri terakhir yaitu Mbak Liswanti Pertiwi ini. Berbagai macam kemenangan dan upah dari blog yang ditulisnya sudah bisa menghasilkan dengan membeli tanah (waw ini menurut saya sangat mengagumkan) karena di mata orang yang tidak mengerti dunia digital, blogger dianggap hanya hobi biasa saja, namun jika digeluti memang sangat menjanjikan. Perencanaan keuangan yang diberikan oleh Mbak Liswanti ini membuat saya dari sekarang untuk menerapkannya dikehidupan sehari-hari menulis perencanaan pengeluaran dan menyimpan baik-baik agar bisa menghasilkan sesuatu barang yang saya inginkan. Lebih saya amati dan tekankan bahwa gaya hidup memang harus 5% agar upah yang kita terima berfungsi untuk kelangsungan hidup kita.


Bersyukur dengan perjuangan dan pengorbanan serta perjalanan yang dilalui untuk datang di acara ini. Bertemu dengan berbagai teman - teman baru blogger Malang dan ilmu yang baru saya temukan bisa membawa perubahan di hidup saya. Pesan dan kesan dari workshop ini adalah :

" Ilmu tetaplah ilmu, selalu dan akan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Banyak atau sedikitnya ilmu yang didapat tergantung kita yang dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari" 



See you next time guys!

Previous
Next Post »
0 Komentar