Festival Millenilas, Menggali Potensi Bakat Dan Minat Generasi Y Di Era 4.0


Istilah untuk anak generasi Y atau disebut dengan millenials yang lahir pada rentan tahun 1980an-2000an. Nah, berbagai macam timbul pertanyaan, kenapa disebut generasi millenials ? Jawabannya adalah karena generasi yang telah lahir dan membuka mata di tahun itu telah menghadapi perkembangan tekhnolgi seperti TV yang sudah berwarna dan menggunakan remote control, serta lahirnya sebuah smartphone dan internet untuk mempermudah dalam mengakses informasi dan bersosialisasi secara online atau disebut dengan "media sosial" .



Lalu, mengapa "Festival Millenials Berkarya" dirayakan secara fantastis dan penuh inspirasi yang diadakan oleh Semen Indonesia bagi muda mudi untuk membangkitkan semangat berkaya dan memberikan manfaat dan kontribusi yang baik bagi Indonesia. Perayaan yang dihelat pada hari Jumat 23 Nopember 2018 start pukul 2 siang hingga pukul 10 malam dengan teman"Living Life With A Purpose" . 




Aku sangat antusias untuk terlibat dalam pagelaran ini karen mengundang berbagai macam speaker yang inspiratif bagi generasi millenials yaitu Vikra Ijaz CO-Founder Kitabisa.com, Fico Fahriza Komika, dan yang paling ku nanti nanti dalah Kevin Hendrawan TV Host & Youtuber. 


Berbagai macam kalangan millenials datang dari berbagai daerah untuk hadir dan bersama-sama menggali informasi dan mendapatkan inspirasi dari ketiga speaker yang masuk dalam perubahan generasi millenials sebagai anak yang kontributif dan inovatif, karena banyak pemikiran bahwa anak millenials hanya malas-malasan, mau yang instan saja dan tampil eksis. Walaupun anak millenial yang memadati Gedung Achamd Yani Gresik ini selalu eksis dengan photo booth tetapi jangan salah loh mereka semua adalah generasi yang memberikan aksi nyata seperti  menjalankan program dan project yang menginspirasi dan bermanfaat bagi sesama.    



Bagaimana sih buat kita untuk menumbuhkan potensi dan minat dengan era yang sudah mulai maju ?
Kita juga diberikan pengarahan dan ilmu oleh orang yang terlibat dalam penggerak millenials berkarya dan berhasil mewujudkannya seperti Nuri Fauziah sebagai Psikolog Trainer& Founder Komunitas Jomblo Beriman, Aini Hanifa Founder Surabaya Youth, Aditya Abdurrahman Founder Better Youth Foundation, Founder Main Ke Majid & Pembina Punk Muslim, Agoes Sam Owner Coffee Talk Surabaya dengan topic yang berbeda sesuai dengan apa yang telah mereka realisasikan yang tentunya memberikan impact terhadap anak bangsa secara baik.  
 


 Kita sebagai generasi Millenial, Apasih yang seharusnya kita lakukan dengan potensi bakat dan minat yang kita punya ?. Bisa dilihat kini, teknologi super canggih, dunia yang memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artifical intelligence, big data, robotic dan lain sebagainya atu dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Dengan adanya revolusi ini kita ditantang untuk menghadirkan berbagai macam project yang mempermudah pekerjaan manusia dan lebih mengedepankan penggunaan teknolgi terbaru. 

Apa yang bisa kita terapkan untuk mencapai itu semua ? aku punya nih jawaban dari para speaker yang telah aku catat diantaranya :

"Apapun tujuanmu FUEL THEM WITH LOVE, dalam arti jika kita melakukan sesuatu dengan cinta dan keihklasan akan berbuah kebaikan"

"Rubahlah diri kita Jadi Lebih Baik, buatlah keberhasilan orang lain adalah motivasi kita untuk menggapai harapan dan keinginan untu diwujudkan"

"Jangan takut untuk mencoba, jangan takut untuk gagal karena semua butuh proses"

"Jika kamu memulai sesuatu dengan prestasi kamu harus terus membuat prestasi berikutnya lebih dan lebih lagi, tapi jika kamu membuatnya dengan kontroversi kamu juga akan membuat kontroversi lagi dan lagi, begitulah kita membuat dan menekuni konten yang kita miliki"

"Tidak ada kata lelah, kalau kita ingin meraih apa yang kita inginkan"

Mencatat semua quotes yang bisa aku terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar selalu teringat dan terus berusaha bangkit, karena setiap usaha yang kita lakukan dapat membuat hal yang lebih menarik lagi dan lagi. 


pict by : www.joechandra.com






Jelajah Luar Negeri, Lebih Happy Bersama XL Go IZI


Mengenal Indonesia dengan berbagai macam pulau, budaya serta keragaman suku dan adat istiadat yang ada dalam Negeri ini sangat mempesona dan melekat di hati. Namun, kita juga perlu loh mengenal pola interaksi, kebiasaan serta budaya yang ada di luar Negeri, seperti menyebrang ke negeri tetangga yaitu Malaysia dan Singapura. Oktober lalu, tepatnya tanggal 29 sampai 31 saya dan 24 teman-teman media berkesempatan menjelajah Negeri sebrang dan mengunjungi beberapa tempat wisata yang selalu menjadi spot terbaik ketika menginjakkan kaki di dua Negeri ini.

Berada di tengah-tengah Jonker Street

Mengawali perjalanan dari pemberangkatan jalur udara dari Bandara Soekarno Hatta menuju Kuala Lumpur International Airpot (KLIA 2) memakan waktu hingga 2 jam dan harus melewati proses imigrasi karena kita melintas ke antar Negara serta pengambilan barang yang ada di bagasi. Sesampainya di Kuala Lumpur kita disambut oleh Tourism Guide yang akan memanu sekaligus menemani perjalanan yang mengasikkan di Malaysia dengan transportasi Bus yang super bersih dan nyaman. 

Sebelum mengitari KL kita mengisi amunisi perut terlebih dahulu, salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah restoran yang menyajikan menu Melayu dan khas dari kota ini. Restoran yang kita kunjungi adalah ARK, Batu Caves cukup jauh dengan Airport tetapi sesampainya disana kita langsung dihidangkan dengan makanan yang sangat familiar namun bumbunya menggunakan ciri khas melayu antaranya :
  1. Tom Yam Soup
  2. Braised vegetables
  3. Fried Chicken Wing
  4. Assam Fried Fish
  5. Thai Style Spicy Sotong
  6. Thai Style Taufu
  7. Durian Prawns
  8. Fu Yong Egg
  9. Local Fruit


Setelah menyantap makanan lezat asam manis dengan daging segar serta sayur mayur yang menyehatkan, kali ini indra penglihatan kita yang akan dimanjakan dengan pemadangan bukit tinggi dan bangunan rumah Eropa yang menarik dan menjadi spot favorit untuk mengabadikan moment. Rumah gaya Eropa sendiri terbagi atas berbagai macam tipe seperti gaya gothic, barok, klasik, art nouveau, dan art deco. Sama seperti rumah-rumah gaya lainnya, rumah gaya Eropa memiliki ciri khas yang membuatnya mendunia. Nah, nama Colmar Tropicale berasal dari  nama hotel yang lokasinya berada di Resort Berjaya Hills (Malaysia). Lokasinya berjarak sekitar 1 jam perjalanan darat dari Kuala Lumpur. Bangunan ini dibuat mirip dengan kota asli yang ada di Perancis loh.



Perjalan menuju tempat ini pun cukup unik, karena kita akan melewati jalan yang berkelok-kelok. Jika kita berangkat bersama bus, perjalanan ini akan terasa mengocok perut, karena seperti menaiki bukit. Tetapi banyak hal yang menarik untuk kita saksikan ketika menuju ke Cormal Tropical Resort. Pemandangan tersebut bisa kita abadikan dan bisa kita bagikan terhadap teman-teman media sosial secara cepat. Dibekali MiFi XL Go IZI yang mendukung untung tersambung koneksi internet secara cepat diluar negeri yang mencapai kecepatan tinggi dan diaksesnya pun secara mudah. Masa Aktif pada kartupun lebih panjang dengan kuota utama 20 GB yang dapat berlaku di 10 negara diantaranya Indonesia, Singapura, Malaysia, Kamboja, Taiwan, Hongkong, Srilanka, Macau, Bangladesh dan Nepal.




Mendapatkan respon dari berbagai kalangan cukup menyenangkan bagi saya untuk terus membagikan cerita melalui insta story, hingga saya merasa bahwa merekapun menikmati perjalanan yang saya lalui disana. Memberikan support dan juga ingin melihat negeri sebrang dan sampai pada akhirnya story itupun menjadi titik titik rintikan hujan bahkan tradisi menjahitpun dimulai.


Ketika menuju ke tempat selanjutnya yaitu Genting,untuk menaiki Cable Car menuju Gentingpun sata membagikan moment melalui story instagram, para followerpun mengikuti dan sangat antusias untuk mengetahui bagaimana menaiki Genting Sky yang amat tinggi dan tembus pandang untuk berjalan diatas ketinggian dengan gondola yang besi, sedikit gemetar. Namun dengan diisi 6-8 orang secara bersamaan dan saling bercanda ria di dalam perjalanan menuju Casino tetap menarik dan menikmati perjalanan yang menggantung dengan melihat sunset dan gedung-gedung tinggi.


Melaka ini bukan cuma bangunannya aja yang merah tapi juga punya benang merah dengan Indonesia dan Singapura. Karena asal usul provinsi ini adalah tempat pertama kalinya Laksamana Cheng Ho berlabuh sebelum ke Indonesia, hadirpun di Indonesia ia meninggalkan bukti jejaknya di  di Aceh, Palembang, Cirebon, Semarang dan juga Surabaya yang berupa masjid dan klenteng. Sedangkan menarik benang merah Singapura  adalah akulturasi budaya Tionghoa dengan Melayu lewat pernikahan. Makan dari itu penyebutan Ayah dan Ibu adalah  Baba dan Nyonya. Pria keturunan Tionghoa yang menikah dengan perempuan Melayu.


Seharian menjelajah di Malaysia dengan peralatan selfie dan pengabadian momen lainnya menggunakan XL Go IZI sangat mempermudah perjalanan yang ingin melancong, bacpaker, bagi kalian yang ingin tetap eksis di manapun dan kapanpun. 

Penggunaan MiFi ini sudah bisa kalian dapatkan sejak Juli 2018 lalu, jadi tidak perlu mengganti sim card ketika berada di negara lain atau mencari hotspot agar tetap terkoneksi dengan jaringan internet bahkan kita tidak usah menggunakan roaming data loh.


Tiga hari berturut-turut banyak direct message berdatangan di @vivilutviana bahwa story titik-titik yang berjalan di akun instagram itu sudah mirip awkarin bahkan melewatinya. Yaiyalah, aku menggunakan XL GO IZI yang lancar jaya untuk memberikan suasana keadaan disana dan pemandangan yang indah di Malaysia. Beruntungnya mereka menikmati story yang sudah melampui awkarin tersebut. haha!


Bermedia sosial itu juga perlu interaksi, tidak hanya berbagi namun tukar pikiran dan saling peduli. Senang sekali ketika salah satu teman merespon positif dan ingin terus menikmati perjalananku, secara tidak langsung mereka mensupport dan membuat sebagai orang yang berguna, sehingga pengalaman yang aku bagikanpun bisa berguna.


Perjalananpun menuju ke Johor Baru, tempat yang ditunggu-tunggu ketika kita berjalan ke Malaysia yaitu berfoto bersama di Menara Kembar yang hanya ada di Malaysia. Paket XL GO IZI sangat mudah digunakan dan tetap masa aktif selamanya, jika melewati masa aktif yang ditentukan dan kuota kamu masih banyak. Tenang saja, paket XL GO IZI menawarkan kemudahan terhadap pelanggannya hanya cukup mengaktifkan kembali paket internet dan melakukan pengisian ulang pulsa mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 300.000. 


Melanjutkan perjalanan menuju Singapura sangat berkesan, karena kita melewati Jembatan Perbatasan yang menarik untuk melewati imigrasi dan proses imigrasi yang cukup padat. Sinyal XL GO IZI pun sangat mendukung disetiap perjalanan baik jalur darat maupun laut hanya dengan hitunga jam. Berbagai komentar setelah memposting di feed dan aku juga memberikan bocoran terhadap story yang tak kunjung berhenti itu karena dibalik MiFi XL GO IZI.



Di Singapura pun kita tetap mengabadikan foto bersama sebagai penghujung Gathering kita yang berhasil membuktikan XL GO IZI dapat mendunia di 10 Negara dengan lancar Jaya karena di negera-negara yang terpilih pelanggan dapat menikmati layanan data MiFi XL GO IZI secara otomotis akan terkoneksi dengan jaringan operator partner XL Axiata di masing-masing negara. 

Sangat Mudah dan Lancar Bukan ? Yuk Jelajah Bareng, selanjtnya kita kemana nih ?